Sukodono, 30 Juni 2026 –
Dalam rangka melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur,
masyarakat Dusun Sukodono, Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen, kembali
menyelenggarakan Haul Dusun Sukodono Ke-61 pada hari Selasa, 30 Juni
2026. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para
sesepuh, mendoakan para leluhur, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah dan
silaturahmi antarwarga.
Mengusung tema "Merawat
Tradisi, Meneladani Para Leluhur, dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah",
Haul Dusun Sukodono telah menjadi tradisi turun-temurun yang tidak hanya
menjadi ajang doa bersama, tetapi juga sebagai media memperkuat kebersamaan
masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, budaya, dan gotong royong.
Rangkaian Kegiatan
Rangkaian kegiatan diawali dengan
Khataman Al-Qur'an pada pukul 04.30 WIB–12.00 WIB sebagai bentuk
penghormatan dan hadiah pahala kepada para leluhur Dusun Sukodono. Selanjutnya pada pukul 14.00
WIB, masyarakat bersama-sama melaksanakan Ziarah Makam Leluhur Dusun
Sukodono, sebagai wujud penghormatan kepada para pendahulu yang telah
berjasa membangun dan membimbing masyarakat. Memasuki malam hari, suasana
religius akan semakin terasa melalui lantunan shalawat dalam kegiatan Al-Banjari
se-Desa Sukolelo yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga 20.15 WIB.
Puncak acara akan dilaksanakan
pada pukul 20.15 WIB hingga selesai, berupa Mauidhotul Hasanah dan
Doa Bersama, yang akan disampaikan oleh Dr. KH. Marzuqi Mustamar, M.Ag,
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang.
Dihadiri Tokoh Agama,
Pemerintah, dan Masyarakat
Kegiatan Haul Dusun Sukodono
Ke-61 tahun ini mendapat dukungan dan perhatian dari berbagai unsur masyarakat
serta akan dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, tokoh Nahdlatul Ulama, dan unsur
pemerintahan. Di antaranya Dr. KH. Marzuqi Mustamar, M.Ag. selaku
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang sebagai penceramah utama, Drs.
H. Eddy Supriyanto dari PCNU Bangil, Abdul Qodir, M.Pd. selaku Ketua
MWCNU Prigen, serta Kyai Mahmudi selaku Rois Syuriah MWCNU Prigen.
Selain itu, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh pengurus Ranting NU
Sukolelo, pengurus Ranting NU se-MWCNU Prigen, Kepala Desa
Sukolelo Muhammad Nur Maidin, S.H. beserta seluruh perangkat desa, para
Ketua RT/RW se-Desa Sukolelo, pimpinan beserta anggota rutinan
Al-Banjari se-Desa Sukolelo, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan
seluruh warga Dusun Sukodono.
Kehadiran berbagai unsur tersebut
diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergi
antara ulama, umara, serta masyarakat dalam menjaga tradisi keislaman yang
telah diwariskan oleh para leluhur.
Mengenang Jasa Para Sesepuh
Dusun
Pada kesempatan ini, panitia juga
akan memanjatkan doa bersama untuk para sesepuh dan mantan perangkat Dusun
Sukodono yang telah berpulang ke rahmatullah. Mereka merupakan tokoh-tokoh yang
telah mengabdikan diri demi kemajuan Dusun Sukodono, sehingga jasa dan
pengorbanannya patut dikenang oleh generasi penerus.
Melalui Haul ini, masyarakat
diajak untuk tidak hanya mengenang sejarah perjuangan para leluhur, tetapi juga
mengambil keteladanan dari nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan semangat
pengabdian yang telah mereka wariskan.
Panitia Haul Dusun Sukodono
Tahun 2026 mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah
memberikan dukungan, baik Pemerintah Desa Sukolelo, Nahdlatul Ulama di berbagai
tingkatan, GP Ansor, Banser, para donatur, serta seluruh masyarakat Dusun Sukosono yang telah
berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Semoga Allah SWT menerima seluruh
amal ibadah para leluhur yang telah mendahului kita, melimpahkan rahmat dan
ampunan-Nya, serta menjadikan Dusun Sukodono sebagai lingkungan yang rukun,
damai, dan senantiasa mendapatkan keberkahan. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.
